Rss Feed

Maximilianus Kolbe.. The name I choose to bear on

ini nie sejarah tentang maximilian.. gw kagum bgt ma dia

Kolbe, anak dari seorang keluarga Polandia yang memiliki sebagian darah Jerman, dilahirkan pada 1894 di Zduńska Wola, yang pada waktu itu bagian dari Kekaisaran Rusia, anak kedua dari Juliusz Kolbe dan Mariann Kolbe. Orang tuanya pindah ke Pabianice, di mana mereka bekerja sebagai penjahit, kemudian menjalankan toko buku. Kemudian, pada 1914, ayahnya bergabung dengan Polish Legion milik Józef Piłsudski dan ditangkap oleh Rusia karena berjuang untuk kemerdekaan sebagian Polandia.

Pada 1907, Kolbe dan kakaknya Franciszek memutuskan untuk bergabung dengan [Conventual Franciscan]]. Mereka menyebrang perbataan antara Rusia dan Austria-Hungaria dan bergabung dengan seminar junior Conventual Franciscan di Lviv. Pada 1910, Kolbe diijinkan masuk ke novisiat. Dia mengakui janji pertamanya pada 1911, mengambil nama Maximilian, dan janji akhir pada 1914 di Roma, mengambil nama Maximilian Maria, untuk menunjukkan pengabdiannya pada Bunda Maria.

Pada 1912, dia dikirim ke Krakow, dan pada tahun yang sama ke Roma dimana dia belajar filosofi, [[teologi], matematika, dan fisika. Dia sangat berminat terhadap astrofisika dan kemungkinan penerbangan luar angkasa. Ketika dia di Roma dia merancang pesawat antariksa, mirip dengan konsep space shuttle, dan mencoba mempatenkannya. Dia meraih gelar doktor dalam filosofi pada 1915 di Universitas Pontifisial Gregorian, dan doktor dalam teologi pada 1919 di Universitas Pntofisial St. Bonaventure.


Pada Perang Dunia II, dalam friary, Kolbe memberikan perlindungan bagi pengungsi dari Greater Poland, termasuk 2000 Yahudi yang dia sembunyikan dari penyiksaan Nazi di friarynya di nNiepokalonow. Dia juga aktif sebagai radio amatir menjelekkan aktivitas Nazi dalam laorannya.

Pada 17 Februari 1941 dia ditahan oleh Gestapo Jerman dan ditahan di penjara Pawiak, dan pada 25 Mei ditransfer ke Auschwitz I sebagai tahanan #16670.

Pada Juli 1941, seseorang dari barak Kolbe menghilang, membuat SS-Hauptsturmführer Karl Fritzsch, Lagerführer (komandan kamp) mengambil 10 orang dari barak yang sama untuk dihukum mati kelaparan di Blok 11 (terkenal dengan penyiksaannya), dalam rangka mencegah pencobaan untuk melarikan diri. (Orang yang hilang tersebut kemudian ditemukan mati tenggelam di kamp latrine). Salah satu orang yang dipilih adalah Franciszek Gajowniczek, dia berkeluh keluarganya, dan Kolbe sukarela menggantikan tempatnya.

Pada saat dikurung di tahanan, dia memimpin orang lainnya dalam nyanyian dan doa. Setelah tiga minggu dehidrasi dan kelaparan, hanya Kolbe dan tiga orang lainnya masih hidup. Akhirnya dia dihukum dengan suntikan asam karbolik.

Kolbe adalah salah sati dari 10 martir abad ke-20 dari seluruh dunia yang dibuatkan patung di atas Pintu Barat Besar [Westminster Abbey]], London. Dia dikanonisasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada 10 Oktober 1982, dihadiri oleh Gajowniczek.

0 comments:

Post a Comment